Friday, March 4, 2016

Kesehatan Mental

KESEHATAN MENTAL


A. Orientasi Kesehatan Mental

 Kesehatan mental, berasal dari dua kata, yakni “kesehatan” dan “mental”. Kesehatan berasal dari kata “sehat”, yang merujuk pada kondisi fisik. Individu yang sehat adalah individu yang berada dalam kondisi fisik yang baik, dan bebas dari penyakit. Sedangkan “mental” adalah kepribadian yang merupakan kebulatan dinamik yang tercermin dalam cita-cita, sikap, dan perbuatan. Mental adalah semua unsur-unsur jiwa termasuk pikiran, emosi, sikap, dan perasaan yang dalam keseluruhan atau kebulatannya akan menentukan tingkah laku, cara menghadapi suatu hal yang menekan perasaan, mengecewakan, atau yang menggembirakan dan menyenangkan.

B. Konsep Sehat 
Secara umum, pengertian kesehatan yaitu suatu kondisi atau keadaan secara umum seseorang dari segi semua aspek. Dalam pengertian ini dimaksudkan bahwa kesehatan merupakan tingkat keefisienan dari fungsional dengan atau tanpa metabolisme dari suatu organisme dan juga termasuk manusia. Kesehatan dapat juga diartikan keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. 

Ø  Konsep Sehat Menurut Dimensi 
1.      Dimensi Emosi, yaitu dimensi yang meihat dari bagaimana reaksi emosinya seperti menangis, sedih, bahagia, depresi, optimis. Kesehatan Emosional/Afektif dilihat dari kemampuan mengenal emosi dan mengekspresikan emosi tersebut secara tepat.

2.      Dimensi Intelektual yaitu dimensi yang melihat bagaimana seseorang berfikir dilihat dari wawasannya, pemahamannya, alasannya, logika dan pertimbangnnya. Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran

3.      Dimensi Sosial yaitu dimensi yang melihat dari tingkah laku manusia dalam kelompok sosial, keluarga dan sesama lainnya serta penerimaan norma sosial dan pengendalian tingkah laku. Kesehatan Sosial dapat dilihat dari kemampuan untuk membuat dan mempertahankan hubungan dengan orang lain, perilaku kehidupan dalam masyarakat. Kesehatan sosial dapat dilihat juga dari kemampuan untuk memelihara dan memajukan kehidupan pribadi dan keluarganya sehingga memungkinkan bekerja, beristirahat dan menikmati hiburan pada waktunya (UU No 9: pasal 3). Kesehatan sosial terwujud apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain atau kelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras, suku, agama atau kepercayan, status sosial,ekonomi, politik, dan sebagainya, serta saling toleran dan menghargai. Dalam arti yang lebih hakiki, kesejahteraan sosial adalah suasana kehidupan berupa perasaan aman damai dan sejahtera, cukup pangan, sandang dan papan. Dalam kehidupan masyarakat yang sejahtera, masyarakat hidup tertib dan selalu menghargai kepentingan orang lain serta masyarakat umum. 

4.      Dimensi Fisik merupakan dimensi yang dapat ditelaah secara langsung atau memiliki dimensi yang paling nyata. Kesehatan fisik dapat dilihat dari kemampuan mekanistik dari tubuh. Kesehatan fisik terwujud apabila sesorang tidak merasa dan mengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalami gangguan. Sehat jasmani merupakan komponen penting dalam arti sehat seutuhnya, berupa sosok manusia yang berpenampilan kulit bersih, mata bersinar, rambut tersisir rapi, berpakaian rapi, berotot, tidak gemuk, nafas tidak bau, selera makan baik, tidur nyenyak, gesit dan seluruh fungsi fisiologi tubuh berjalan normal.  
5.      Dimensi Spiritual dilihat dari kepercayaan dan praktek keagamaan. Kesehatan spiritual dapat dilihat dari kemampuan seseorang dalam mencapai kedamaian hati. Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa misalnya dilihat dari praktik keagamaan seseorang. Dengan perkataan lain, sehat spiritual adalah keadaan dimana seseorang menjalankan ibadah dan semua aturan-aturan agama yang dianutnya.

Dari penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa masing-masing dimensi kesehatan tersebut memiliki peran masing-masing dan saling berhubungan serta memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, masing-masing dimensi tersebut harus seimbang serta saling melengkapi satu sama lain. Dengan demikian jika ada perubahan pada salah satu bagian, maka kesempurnaan tersebut akan terganggu. Inilah yang menyebabkan mengapa masalah kesehatan adalah sesuatu yang cukup rumit. Sebab kesemua faktor ini saling tumpang tindih dan berinteraksi. Pemikiran dasar inilah yang membentuk konsep kesehatan total atau kesehatan seutuhnya. Sebab masing-masing dimensi ini saling mempengaruhi, apa yang terjadi dalam suatu dimensi akan terjadi juga pada dimensi-dimensi lainnya. Setiap individu perlu mendapat pendidikan formal maupun informal, kesempatan untuk berlibur, mendengar alunan lagu dan musik, siraman rohani seperti ceramah agama dan lainnya agar terjadi keseimbangan jiwa yang dinamis dan tidak monoton.

C. Sejarah Kesehatan Mental 

Ø  Sejarah Kesehatan Mental Di era Modern Dan Gerakan Kesehatan Mental
Perubahan yang sangat berarti dalam sikap dan pengobatan gangguan mental, yaitu dari animisme (irrasional) dan tradisional ke sikap dan cara yang rasional (ilmiah), terjadi pada saat berkembangnya psikologi abnormal dan psikiatri di Amerika Serikat, yaitu pada tahun 1783. Ketika itu, Benyamin Rush (1745-1813) menjadi anggota staff medis di rumah sakit Pensylvania. Di rumah sakit ini, ada 24 pasien yang dianggap sebagai lunatics(orang-orang gila atau sakit ingatan). Pada waktu itu, sedikit sekali pengetahuan tentang penyakit kegilaan tersebut, dan kurang mengetahui cara menyembuhkannya. Sebagai akibatnya, pasien-pasien tersebut didukung dalam sel yang kurang sekali alat ventilasinya, dan mereka sekali-sekali diguyur dengan air. Rush melakukan usaha yang sangat berguna untuk memahami orang-orang yang menderita gangguan mental tersebut. Cara yang ditempuhnya adalah dengan melalui penulisan artikel-artikel dalam koran, ceramah, dan pertemuan-pertemuan lainnya. Akhirnya, setelah usaha itu dilakukan (selama 13tahun), yaitu pada tahun 1796, di rumah mental, ruangan ini dibedakan untuk pasien wanita dan pria. Secara berkesenimbungan, Rush mengadakan pengobatan kepada para pasien dengan memberikan dorongan (motivasi) untuk mau bekerja, rekreasi, dan mencari kesenangan. Perkembangan psikologi abnormal dan pskiatri ini memberikan pengaruh kepada lahirnya ”mental hygiene” yang berkembang menjadi suatu ”Body of Knowledge”beserta gerakan-gerakan yang terorganisir. Perkembangan kesehatan mental dipengaruhi oleh gagasan, pemikiran dan inspirasi para ahli, terutama dari dua tokoh perintis, yaitu Dorothea Lynde Dixdan Clifford Whittingham Beers. Kedua orang ini banyak mendedikasikan hidupnya dalam bidang pencegahan gangguan mental dan pertolongan bagi orang-orang miskin dan lemah. Dorthea Lynde Dix lahir pada tahun 1802 dan meninggal dunia tanggal 17 Juli 1887. Dia adalah seorang guru sekolah di Massachussets, yang menaruh perhatian terhadap orang-orang yang mengalami gangguan mental. Sebagian perintis (pioneer), selama 40 tahun, dia berjuang untuk memberikan pengorbanan terhadap orang-orang gila secara lebih manusiawi. Usahanya, mula-mula diarahkan pada para pasien mental di rumah sakit. Kemudian diperluas kepada para penderita gangguan mental yang dikurung di rumah-rumah penjara. Pekerjaan Dix ini merupakan faktor penting dalam membangun kesadaran masyarakat umum untuk memperhatikan kebutuhan para penderita gangguan mental. Berkat usahanya yang tak kenal lelah, di Amerika Serikat didirikan 32 rumah sakit jiwa. Dia layak mendapat pujian sebagai salah seorang wanita besar diabad ke-19. Pada tahun 1909, gerakan kesehatan mental secara formal mulai muncul. Selama dekade 1900-1909, beberapa organisasi kesehatan mental telah didirikan, seperti American Social Hygiene Associatin(ASHA) dan American Federation for Sex Hygiene. Perkembangan gerakan-gerakan di bidang kesehatanmental ini tidak lepas dari jasa Clifford Whittingham Beers (1876-1943). Bahkan, karena jasa-jasanya itulah, dia dinobatkan sebagai ”The Founder Of The Mental Hygiene Movement”. Dia terkenal karena pengalamannya yang luas dalam bidang pencegahan dan pengobatan gangguan mental dengan cara yang sangat manusiawi. Dedikasi Beers yang begitu kuat dalam kesehatan mental dipengaruhi oleh pengalamannya sebagai pasien di beberapa rumah sakit jiwa yang berbeda. Selama di rumah sakit, dia mendapatkan pelayanan atau pengobatan yang keras dan kasar (kurang manusiawi). Kondisi seperti ini terjadi karena pada masa itu belum ada perhatian terhadap masalah gangguan mental, apalagi pengobatannya. Setelah dua tahun mendapatkan perawatan di rumah sakit, dia mulai memperbaiki dirinya. Selama tahun terakhirnya sebagai pasien, dia mulai mengembangkan gagasan untuk membuat gerakan untuk melindungi orang-orang yang mengalami gangguan mental atau orang gila (insane). Setelah dia kembali dalam kehidupan yang normal (sembuh dari penyakitnya), pada tahun 1908, dia menindaklanjuti gagasannya dengan mempublikasikan tulisan autobiografinya yang berjudul A Mind That Found It Self. Kehadiran buku ini disambut baik oleh Willian James, sebagai seorang pakar psikologi. Dalam buku ini, dia memberikan koreksi terhadap program pelayanan, perlakuan atau ”treatment” yang diberikan kepada para pasien di rumah sakit yang dipandangnya kurang manusiawi. Di samping itu, dia merupakan reformator terhadap lembaga yang memberikan perawatan gangguan mental. Beers meyakini bahwa penyakit atau gangguan mental dapat dicegah atau disembuhkan. Dia merancang suatu program yang bersifat nasional, yang tujuannya adalah:

1)      Mereformasi program perawatan dan pengobatan terhadap pengidap penyakit jiwa 
2)      Melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat agar mereka memiliki pemahaman dan sikap yang positif terhadap para pasien yang mengidap gangguan atau penyakit jiwa 
3)      Mendorong dilakukannya berbagai penelitian tentang kasus-kasus dan obat gangguan mental; dan
4)      Mengembangkan praktik-praktik untuk mencegah gangguan mental

D. Pendekatan Kesehatan Mental.

Ø  Orientasi Klasik
Pada umumnya digunakan dalam kedokteran termasuk psikiatri mengartikan sehat sebagai kondisi tanpa keluhan, baik fisik maupun mental. Orang yang sehat adalah orang yang tidak mempunyai keluhan tentang keadaan fisik dan mentalnya. Sehat fisik artinya tidak ada keluhan fisik. Sedangkan sehat mental artinya tidak ada keluhan mental. Dalam ranah psikologi, pengertian sehat seperti ini banyak menimbulkan masalah ketika kita berurusan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa yang gejalanya aalah kehilangan kontak dengan realitas. Orang-orang seperti itu tidak ada keluhan dengan dirinya meski hilang kesadaran dan tak mampu emngurus dirinya sendiri secara layak. Pengertian sehat mental dari orientasi klasik kurang memadai untuk digunakan dalam konteks psikologi. Mengatasi kekurangan itu dikembangkan pengertian baru dari kata "sehat". Sehat atau tidak adanya seseorang secara mental, belakangan ini lebih ditentukan oleh kemampuan penyesuaian diri terhadap lingkungan. Orang yang memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan dapat digolongkan sehat mental. Sebaliknya orang yang tidak dapat menyesuaikan diri digolongkan sebagai tidak sehat mental.

Ø  Orientasi Penyesuaian Diri
Dengan menggunakan orientasi penyesuaian diri, pengertian sehat mental tidak dapat dilepaskan dari konteks lingkungan tempat individu hidup. Oleh karena itu kaitannya dengan standar norma lingkungan terutama norma sosial dan budaya, kita tidak dapat menentukkan sehat atau tidaknya mental seseorang dari kondisi kejiwaannya semata. Ukuran sehat mental didasarkan juga pada hubungan antara individu dengan lingkungannya. Seseorang yang dalam masyarakat tertentu digolongkan tidak sehat atau sakit mental bisa jadi dianggap senagat sehat mental dalam masyarakat lain. Artinya batasan sehat atau sehat mental bukan sesuatu yang absolut. Berkaitan dengan relativitas batasan sehat mental, ada gejala lain yang juga perlu dipertimbangkan. Kita sering melihat seseorang yang menampilkan perilaku diterima oleh lingkungan pada satu waktu dan menampilkan perilaku yang bertentangan dengan norma lingkungan di waktu lain. Misalnya melakukan agresi yang berakibat kerugian fisik pada orang lain pada saat suasana hatinya tidak enak tetapi sangat dermawan pada saat suasana hatinya sedang enak. Dapat dikatakan bahwa orang itu sehat mental pada waktu tertentu dan tidak sehat mental pada waktu lain. Lalu secara keseluruhan bagaimana kita menilainya? sehatkah mentalnya? atau sakit? orang itu tidak dapat dinilai sebagai ssehat mental dan tidak sehat mental sekaligus.

Ø  Orientasi Pengembangan Diri
Seseorang dikatakan mencapai taraf kesehatan jiwa, bila ia mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensialitasnya menuju kedewasaan, ia bisa dihargai oleh orang lain dan sirinya sendiri. Dalam psiko-terapi (Perawatan Jiwa) ternyata yang menjadi pengendalian utama dalam setiap tindakan dan perbuatan seseorang bukanlah akal pikiran semata-mata, akan tetapi yang lebih penting dan kadang-kadang sangat menentukkan adalah perasaan. Telah terbukti bahwa tidak selamanya perasaan tunduk kepada pikiran, bahkan sering terjadi sebaliknya, pikiran tunduk kepada perasaan. Dapat dikatakan bahwa keharmonisan antara pikiran dan perasaanlah yang membuat tindakan seseorang tampak matang dan wajar.  Sehingga dapat dikatakan bahwa tujuan Hygiene mental atau kesehatan mental adalah mencegah timbulnya gangguan mental dan gangguan emosi, mengurangi atau menyembuhkan penyakit jiwa serta memajukkan jiwa. Menjaga hubungan sosial akan dapat mewujudkan  tercapainya tujuan masyarakat membawa kepada tercapainya tujuan-tujuan perseorangan sekaligus. Kita tidak dapat menganggap bahwa kesehatan mental hanya sekedar usaha untuk mencapai kebahagiaan masyarakat, karena kebahagiaan masyarakat itu tidak akan menimbulkan kebahagiaan dan kemampuan individu secara otomatis, kecuali jika kita masukkan dalam pertimbangkan kita, kurang bahagia dan kurang menyentuh aspek individu, dengan sendirinya akan mengurangi kebahagiaan dan kemampuan sosial



Daftar Pustaka:

http://ariefksmwrdn.blogspot.co.id/2015/03/pengertian-kesehatan-mental-konsep.html

Friday, January 15, 2016

Cybercrime

Pencurian dan penggunaan account internet milik orang lain.


Pencurian account ini berbeda dengan pencurian secara fisik karena pencurian dilakukan cukup dengan menangkap “user_id” dan “password” saja. Tujuan dari pencurian itu hanya untuk  mencuri informasi saja. Pihak yang kecurian tidak akan merasakan kehilangan. Namun, efeknya akan terasa jika informasi tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut akan membuat semua beban biaya penggunaan account  oleh si pencuri dibebankan kepada si pemilik account yang sebenarnya. Kasus ini banyak terjadi di ISP (Internet Service Provider). Kasus yang pernah diangkat adalah penggunaan accountcurian yang dilakukan oleh dua Warnet di Bandung.

Kasus lainnya:  Dunia perbankan dalam negeri juga digegerkan dengan ulah Steven Haryanto, yang membuat situs asli tetapi palsu layanan perbankan lewat Internet BCA. Lewat situs-situs “Aspal”, jika nasabah salah mengetik situs asli dan masuk ke situs-situs tersebut, identitas pengguna (user ID) dan nomor identifikasi personal (PIN) dapat ditangkap. Tercatat 130 nasabah tercuri data-datanya, namun menurut pengakuan Steven pada situs Master Web Indonesia, tujuannya membuat situs plesetan adalah agar publik memberi perhatian pada kesalahan pengetikan alamat situs, bukan mengeruk keuntungan.
Persoalan tidak berhenti di situ. Pasalnya, banyak nasabah BCA yang merasa kehilangan uangnya untuk transaksi yang tidak dilakukan. Ditengarai, para nasabah itu kebobolan karena menggunakan fasilitas Internet banking lewat situs atau alamat lain yang membuka link ke Klik BCA, sehingga memungkinkan user ID dan PIN pengguna diketahui. Namun ada juga modus lainnya, seperti tipuan nasabah telah memenangkan undian dan harus mentransfer sejumlah dana lewat Internet dengan cara yang telah ditentukan penipu ataupun saat kartu ATM masih di dalam mesin tiba-tiba ada orang lain menekan tombol yang ternyata mendaftarkan nasabah ikut fasilitas Internet banking, sehingga user ID dan password diketahui orang tersebut.
Modus kejahatan ini adalah penyalahgunaan user_ID dan password oleh seorang yang tidak punya hak. Motif kegiatan dari kasus ini termasuk ke dalamcybercrime sebagai kejahatan “abu-abu”. Kasus cybercrime ini merupakan jenis cybercrime uncauthorized access dan hacking-cracking. Sasaran dari kasus ini termasuk ke dalam jenis cybercrime menyerang hak milik (against property). Sasaran dari kasus kejahatan ini adalah cybercrime menyerang pribadi (against person).'

Beberapa solusi untuk mencegah kasus di atas adalah:

* Penggunaan enkripsi untuk meningkatkan keamanan.Penggunaan enkripsi yaitu dengan mengubah data-data yang dikirimkan sehingga tidak mudah disadap (plaintext diubah menjadi chipertext). Untuk meningkatkan keamanan authentication (pengunaan user_id danpassword), penggunaan enkripsi dilakukan pada tingkat socket. Hal ini akan membuat orang tidak bias menyadap data atau transaksi yang dikirimkan dari/ke server WWW. Salah satu mekanisme yang popular adalah dengan menggunakan Secure Socket Layer (SSL) yang mulanya dikembangkan oleh Nerscape. Selain server WWW dari netscape, server WWW dari Apache juga dapat dipakai karena dapat dikonfigurasikan agar memiliki fasilitas SSL dengan menambahkan software tambahan, spertiopen SSL.
 * Penggunaan FirewallTujuan utama dari firewall adalah untuk menjaga agar akses dari orang tidak berwenang tidak dapat dilakukan. Program ini merupakan perangkat yang diletakkan antara internet dengan jaringan internal. Informasi yang keluar dan masuk harus melalui atau melewati firewall. Firewall bekerja dengan mengamati paker Intenet Protocol (IP) yang melewatinya.
* Perlunya CyberLawCyberlaw merupakan istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan TI. Istilah lain adalah hukum TI (Low of IT), Hukum Dunia Maya (Virtual World Law) dan hukum Mayantara.
* Melakukan pengamanan sistem melalui jaringan dengan melakukan pengaman FTP, SMTP, Telnet dan pengaman Web Server.


Kejahatan ini berkaitan dengan Undang-Undang pada “Bab VII Pasal 27 ayat 1”“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.” Dari Pasal diatas menjelaskan bahwa tidak boleh mendistribusikan hal-hal yang melanggar asusila, etika atau yang di anggap tabu.


Menurut Teori-teori Kriminologi      Berikut ini diuraikan secara singkat beberapa  teori kriminologi dari para kriminolog terkemuka : Pertama, adalah teori Anomi. Konsep anomi ini sering diterjemahkan sebagai"Normlessness".   Kedua. teori bio-sosiologis. Teori ini merupakan integrasi atau pengkombinasian dari mazhzaab (teori) biologis-antropologis dengan mazhab sosiologis. teori ini dibangun oleh Enrico Ferri, dengan menekankan bahwa kejahatan. terjadi karena adanya hubungan yang erat antara faktor fisik, antropologis dan sosial (Vold, 1979:42);
·         Faktor-faktor fisik : suku bangsa, iklim, letak geografis, pengaruh-pengaruh musim, temperatur, dan sebagainya.
·         faktor-faktor antropologis : umur, kelamin, kondisi-kondisi organis, kondisi-kondisi psikologis, dan sebagainya.
·         Faktor-faktor sosial : rapatnya penduduk, kebiasaan, susunan pemerintahan, kondisi-kondisi ekonomis, kondisi-kondisi industri, dan sebagainya.
·         Jadi kejahatan bukan hanya disebabkan karena individu terlahir menjadi seorang penjahat, tetapi juga karena faktor-faktor lain yang ada disekitar orang-orang tersebut. Teori ini didukung oleh konsep Anatomi Durkheim yang menjelaskan bahwa penyimpangan tingkah laku disebabkan oleh karena kondisi ekonomi dalam masyarakat. 



Chapter 12

World Wide Brain Sebagai Aktualisasi Dari Sadar Kolktif

Di bab ini menjelaskan perkembangan internet dari zaman ke zaman. Contohnya saja, hampir setiap hari kita menggunakan internet, entah ingin memakai sosial media, atau untuk mencari tugas. Internet tidak dapat terpisahkan oleh kehidupan sehari-hari.  Menurut roboticist Hans Moravec manusia pasti mau tidak mau akan menggunakan computer dan internet dalam sehari – harinya .dan terbukti dari zaman dulu sampai sekarang semakin banyak yang menggunakan computer dan internet. Tetapi dalam hal ini ternyata internet juga berdampak negative dan positif. Positifnya kita dapat mencari berita dengan cara mudah, dapat mendapatkan teman dari sosial media, menurut William Gibson beruntunglah kalian dilahirkan di abad yang serba bisa dan serba cepat, karena efek internet yang semakin lama semakin bagus atau canggih ini juga bisa menimbulkan dampak negative bagi manusia.Tujuan bab ini adalah untuk memberikan perspektif untuk melihat evolusi ini datang. Sejarah masa depan organisme elektronik yang kita sebut Net menggunakan perspektif ini untuk membuat sketsa beberapa proyeksi seperti apa masa depan. Ini adalah eksplorasi yang psikologi manusia dan sosiologi berinteraksi dengan cara yang menarik. Eksplorasi yang masalah teknis sederhana seperti groupware dan sever-sever yang perangkat lunak komunikasi menggosok melawan konsep psikologi transpersonal dari seperti sadar kolektif dan hirarki. Singkat nya sebuah eksplorasi yang tidak hanya melampaui batas-batas disiplin tetapi mendorong batas-batas manusia berpikir sendiri. Sistem cerdas didistribusikan secara cerdas. Artifi Internet (AI) jaringan Wend sendiri lebih ke urusan manusia, menghasilkan sinergis, simbiosis sistem cerdas secara global menggabungkan mesin dan kecerdasan manusia menjadi kontinum tunggal pemikiran otak secara global manusia digital.

Proses self organisasi adalah perubahan dramatis dari budaya dan kesadaran. World Wide Otak adalah jenis manusia global yang kesatuan melahirkan produk budaya terasing. Berevolusi dari kelompok pengalaman spiritual yang digunakan untuk membawa kita berhubungan dengan manusia. World Wide otak adalah kecerdasaan yang muncul dari informasi manusia. Salah satu cara bahwa perkembangan internet yang cerdas mungkin terjadi yaitu melalui pengembangan program intelijen artifi resmi dan penyebaran mereka di internet dengan cara yang dirancang untuk meningkatkan kecerdasan jaringan sebagai keseluruhan. Webmind dimaksudkan sebagai umum sistem untuk berpose dan menjawab pertanyaan mengenai informasi digital. Hal itu dimaksudkan untuk menangani informasi apapun seperti hal nya manusia membutuhkan manusia mata untuk melihat pemandangan dan telinga untuk mendengar suara, Webmind telah diperlukan untuk memproses setiap jenis informasi ke dalam struktur data internal sendiri. Webmind dirancang untuk berjalan efisien pada komputer yang berdiri sendiri yang kuat dan di dunia yang ideal.

Seperti halnya semakin orang – orang mengggunakan sosial media semakin berkurangnya waktu orang tersebut dengan lingkungan sekitarnya baik dengan keluarga maupun dengan sekitar lingkungannya. Hal ini juga menyebabkan manusia menjadi malas disebabkan karena manusia terbiasa dengan segala sesuatu yang instan. sebenarnya ini tergantung bagaimna kita memakai teknologi tersebut untuk manfaat kita sendiri. Jika kita memakainya untuk berdampak positif maka akan menghasilkan yang positif, begitupun sebaliknya.  

Wednesday, November 18, 2015

Cybercrime

Pencurian dan penggunaan account internet milik orang lain.


Pencurian account ini berbeda dengan pencurian secara fisik karena pencurian dilakukan cukup dengan menangkap “user_id” dan “password” saja. Tujuan dari pencurian itu hanya untuk  mencuri informasi saja. Pihak yang kecurian tidak akan merasakan kehilangan. Namun, efeknya akan terasa jika informasi tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut akan membuat semua beban biaya penggunaan account  oleh si pencuri dibebankan kepada si pemilik account yang sebenarnya. Kasus ini banyak terjadi di ISP (Internet Service Provider). Kasus yang pernah diangkat adalah penggunaan accountcurian yang dilakukan oleh dua Warnet di Bandung.

Kasus lainnya:  Dunia perbankan dalam negeri juga digegerkan dengan ulah Steven Haryanto, yang membuat situs asli tetapi palsu layanan perbankan lewat Internet BCA. Lewat situs-situs “Aspal”, jika nasabah salah mengetik situs asli dan masuk ke situs-situs tersebut, identitas pengguna (user ID) dan nomor identifikasi personal (PIN) dapat ditangkap. Tercatat 130 nasabah tercuri data-datanya, namun menurut pengakuan Steven pada situs Master Web Indonesia, tujuannya membuat situs plesetan adalah agar publik memberi perhatian pada kesalahan pengetikan alamat situs, bukan mengeruk keuntungan.
Persoalan tidak berhenti di situ. Pasalnya, banyak nasabah BCA yang merasa kehilangan uangnya untuk transaksi yang tidak dilakukan. Ditengarai, para nasabah itu kebobolan karena menggunakan fasilitas Internet banking lewat situs atau alamat lain yang membuka link ke Klik BCA, sehingga memungkinkan user ID dan PIN pengguna diketahui. Namun ada juga modus lainnya, seperti tipuan nasabah telah memenangkan undian dan harus mentransfer sejumlah dana lewat Internet dengan cara yang telah ditentukan penipu ataupun saat kartu ATM masih di dalam mesin tiba-tiba ada orang lain menekan tombol yang ternyata mendaftarkan nasabah ikut fasilitas Internet banking, sehingga user ID dan password diketahui orang tersebut.
Modus kejahatan ini adalah penyalahgunaan user_ID dan password oleh seorang yang tidak punya hak. Motif kegiatan dari kasus ini termasuk ke dalamcybercrime sebagai kejahatan “abu-abu”. Kasus cybercrime ini merupakan jenis cybercrime uncauthorized access dan hacking-cracking. Sasaran dari kasus ini termasuk ke dalam jenis cybercrime menyerang hak milik (against property). Sasaran dari kasus kejahatan ini adalah cybercrime menyerang pribadi (against person).'


Beberapa solusi untuk mencegah kasus di atas adalah:

* Penggunaan enkripsi untuk meningkatkan keamanan.Penggunaan enkripsi yaitu dengan mengubah data-data yang dikirimkan sehingga tidak mudah disadap (plaintext diubah menjadi chipertext). Untuk meningkatkan keamanan authentication (pengunaan user_id danpassword), penggunaan enkripsi dilakukan pada tingkat socket. Hal ini akan membuat orang tidak bias menyadap data atau transaksi yang dikirimkan dari/ke server WWW. Salah satu mekanisme yang popular adalah dengan menggunakan Secure Socket Layer (SSL) yang mulanya dikembangkan oleh Nerscape. Selain server WWW dari netscape, server WWW dari Apache juga dapat dipakai karena dapat dikonfigurasikan agar memiliki fasilitas SSL dengan menambahkan software tambahan, spertiopen SSL.
 * Penggunaan FirewallTujuan utama dari firewall adalah untuk menjaga agar akses dari orang tidak berwenang tidak dapat dilakukan. Program ini merupakan perangkat yang diletakkan antara internet dengan jaringan internal. Informasi yang keluar dan masuk harus melalui atau melewati firewall. Firewall bekerja dengan mengamati paker Intenet Protocol (IP) yang melewatinya.
* Perlunya CyberLawCyberlaw merupakan istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan TI. Istilah lain adalah hukum TI (Low of IT), Hukum Dunia Maya (Virtual World Law) dan hukum Mayantara.
* Melakukan pengamanan sistem melalui jaringan dengan melakukan pengaman FTP, SMTP, Telnet dan pengaman Web Server.


Kejahatan ini berkaitan dengan Undang-Undang pada “Bab VII Pasal 27 ayat 1”“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.” Dari Pasal diatas menjelaskan bahwa tidak boleh mendistribusikan hal-hal yang melanggar asusila, etika atau yang di anggap tabu.


Menurut Teori-teori Kriminologi      Berikut ini diuraikan secara singkat beberapa  teori kriminologi dari para kriminolog terkemuka : Pertama, adalah teori Anomi. Konsep anomi ini sering diterjemahkan sebagai"Normlessness".   Kedua. teori bio-sosiologis. Teori ini merupakan integrasi atau pengkombinasian dari mazhzaab (teori) biologis-antropologis dengan mazhab sosiologis. teori ini dibangun oleh Enrico Ferri, dengan menekankan bahwa kejahatan. terjadi karena adanya hubungan yang erat antara faktor fisik, antropologis dan sosial (Vold, 1979:42);
·         Faktor-faktor fisik : suku bangsa, iklim, letak geografis, pengaruh-pengaruh musim, temperatur, dan sebagainya.
·         faktor-faktor antropologis : umur, kelamin, kondisi-kondisi organis, kondisi-kondisi psikologis, dan sebagainya.
·         Faktor-faktor sosial : rapatnya penduduk, kebiasaan, susunan pemerintahan, kondisi-kondisi ekonomis, kondisi-kondisi industri, dan sebagainya.
·         Jadi kejahatan bukan hanya disebabkan karena individu terlahir menjadi seorang penjahat, tetapi juga karena faktor-faktor lain yang ada disekitar orang-orang tersebut. Teori ini didukung oleh konsep Anatomi Durkheim yang menjelaskan bahwa penyimpangan tingkah laku disebabkan oleh karena kondisi ekonomi dalam masyarakat. 


Wednesday, November 4, 2015

Chapter 12

World Wide Brain Sebagai Aktualisasi Dari Sadar Kolktif

Di bab ini menjelaskan perkembangan internet dari zaman ke zaman. Contohnya saja, hampir setiap hari kita menggunakan internet, entah ingin memakai sosial media, atau untuk mencari tugas. Internet tidak dapat terpisahkan oleh kehidupan sehari-hari.  Menurut roboticist Hans Moravec manusia pasti mau tidak mau akan menggunakan computer dan internet dalam sehari – harinya .dan terbukti dari zaman dulu sampai sekarang semakin banyak yang menggunakan computer dan internet. Tetapi dalam hal ini ternyata internet juga berdampak negative dan positif. Positifnya kita dapat mencari berita dengan cara mudah, dapat mendapatkan teman dari sosial media, menurut William Gibson beruntunglah kalian dilahirkan di abad yang serba bisa dan serba cepat, karena efek internet yang semakin lama semakin bagus atau canggih ini juga bisa menimbulkan dampak negative bagi manusia.Tujuan bab ini adalah untuk memberikan perspektif untuk melihat evolusi ini datang. Sejarah masa depan organisme elektronik yang kita sebut Net menggunakan perspektif ini untuk membuat sketsa beberapa proyeksi seperti apa masa depan. Ini adalah eksplorasi yang psikologi manusia dan sosiologi berinteraksi dengan cara yang menarik. Eksplorasi yang masalah teknis sederhana seperti groupware dan sever-sever yang perangkat lunak komunikasi menggosok melawan konsep psikologi transpersonal dari seperti sadar kolektif dan hirarki. Singkat nya sebuah eksplorasi yang tidak hanya melampaui batas-batas disiplin tetapi mendorong batas-batas manusia berpikir sendiri. Sistem cerdas didistribusikan secara cerdas. Artifi Internet (AI) jaringan Wend sendiri lebih ke urusan manusia, menghasilkan sinergis, simbiosis sistem cerdas secara global menggabungkan mesin dan kecerdasan manusia menjadi kontinum tunggal pemikiran otak secara global manusia digital.

Proses self organisasi adalah perubahan dramatis dari budaya dan kesadaran. World Wide Otak adalah jenis manusia global yang kesatuan melahirkan produk budaya terasing. Berevolusi dari kelompok pengalaman spiritual yang digunakan untuk membawa kita berhubungan dengan manusia. World Wide otak adalah kecerdasaan yang muncul dari informasi manusia. Salah satu cara bahwa perkembangan internet yang cerdas mungkin terjadi yaitu melalui pengembangan program intelijen artifi resmi dan penyebaran mereka di internet dengan cara yang dirancang untuk meningkatkan kecerdasan jaringan sebagai keseluruhan. Webmind dimaksudkan sebagai umum sistem untuk berpose dan menjawab pertanyaan mengenai informasi digital. Hal itu dimaksudkan untuk menangani informasi apapun seperti hal nya manusia membutuhkan manusia mata untuk melihat pemandangan dan telinga untuk mendengar suara, Webmind telah diperlukan untuk memproses setiap jenis informasi ke dalam struktur data internal sendiri. Webmind dirancang untuk berjalan efisien pada komputer yang berdiri sendiri yang kuat dan di dunia yang ideal.

Seperti halnya semakin orang – orang mengggunakan sosial media semakin berkurangnya waktu orang tersebut dengan lingkungan sekitarnya baik dengan keluarga maupun dengan sekitar lingkungannya. Hal ini juga menyebabkan manusia menjadi malas disebabkan karena manusia terbiasa dengan segala sesuatu yang instan. sebenarnya ini tergantung bagaimna kita memakai teknologi tersebut untuk manfaat kita sendiri. Jika kita memakainya untuk berdampak positif maka akan menghasilkan yang positif, begitupun sebaliknya.